Beberapa teman kadang
meminta pendapat saya tentang jenis investasi apa yang aman dan menguntungkan?
Pertanyaan ini sangat sederhana, namun tidak mudah menjawabnya karena begitu
banyak instrumen investasi yang kadang malah membuat
seseorang bingung memilih yang paling cocok.
Pada dasarnya, berinvestasi
diperlukan karena kebutuhan seseorang terus meningkat dari waktu ke waktu.
Seseorang yang selama ini berangkat ke kantor cukup mengendarai sepeda motor,
ketika meningkat pendapatannya mungkin dia membutuhkan mobil agar lebih nyaman.
Keinginan untuk lebih nyaman, lebih sejahtera itu sih wajar saja. Itulah hidup
manusia tidak pernah puas, dia ingin meraih hidup yang lebih baik ketika dia
mendapatkan pendapatan yang lebih baik. Seperti halnya naik tangga, hidup itu
harus lebih baik dari hari ke hari.
Dengan harga-harga yang
terus meningkat, tentu pengeluaran di masa mendatang untuk jenis kebutuhan yang
sama pasti akan lebih mahal sebagai akibat dari inflasi. Misalnya biaya sekolah
anak kita untuk 5 tahun mendatang tentu lebih mahal ketimbang sekarang. Beli
rumah, sekarang pasti lebih murah dibandingkan 5 tahun mendatang. Itulah
sebabnya kita harus mulai berpikir untuk berinvestasi, jika kita ingin memiliki
hidup yang berkecukupan di kemudian hari atau di hari tua kita.
Prinsip dasar dari sukses
berinvestasi adalah menetapkan terlebih dahulu tujuan dan jangka waktu
investasi, tentu setiap orang memiliki preferensi sendiri yang spesifik. Secara garis besar, investasi
terbagi dalam jangka waktu pendek (1-3 tahun) misalnya menyiapkan dana liburan
keluar negeri, jangka menengah (3-5 tahun) misalnya beli rumah dan jangka
panjang (di atas 5 tahun) misalnya menyiapkan dana pendidikan anak sampai
perguruan tinggi.
Kemudian kita juga perlu
mengetahui kondisi keuangan kita, apakah kita mempunyai dana yang cukup untuk
berinvestasi? Karena kita tidak mungkin menggunakan dana kebutuhan sehari-hari
kita untuk berinvestasi.
Belum lagi kita perlu
menyediakan dana darurat yaitu dana yang telah dialokasikan secara
terpisah, untuk memenuhi kebutuhan yang sifatnya sangat darurat ataupun
mendadak. Seringkali dalam hidup terjadi suatu hal yang bersifat mendadak dan
penting, situasi darurat (emergency) dan membutuhkan dana segera. Misalnya
orangtua anda sakit keras dan masuk RS, padahal tida k
ditanggung oleh asuransi, seseorang diPHK oleh perusahaan tempatnya bekerja,
sehingga harus mengambil sebagian dana tabungan untuk mencukupi kebutuhan hidup
sehari-hari sebelum mendapatkan pekerjaan kembali.
Keadaan darurat bisa terjadi
kapan saja dan kepada siapa saja, termasuk juga saya dan Anda. Contoh keadaan
darurat lainnya, ada anggota keluarga yang mengalami kecelakaan sehingga
membutuhkan perawatan kesehatan yang tida k
sedikit, atau ada anggota keluarga yang meninggal yang harus ditanggung biaya
kematian dan biaya hidup orang yang ditinggalkan, dan lain-lain.
Untuk mengetahui lebih
lanjut akan hal ini kita perlu mempelajari Smart Financial Management suatu
training tentang bagaimana kita mengelola keuangan kita sehingga kita dapat
mencapai tujuan masa depan kita. Melalui Smart Financial Management kita juga
dapat menentukan investasi apa yang cocok dengan profil risiko kita. Melalui
Smart Financial Management kita dapat meningkatkan efektivitas dalam mencari, menggunakan dan
memproteksi sumber daya keuangan
Pertimbangan lain dalam
melakukan investasi adalah soal keamanan, besarnya investasi dan likuiditas.
Saat ini instrumen investasi
yang aman dan cukup likuid untuk jangka
menengah adalah investasi obligasi atau
sukuk ritel. Berdasarkan data Indonesia Bond Pricing
Agency per tanggal 4 Maret 2013, transaksi Sukuk negara ritel SR-005 (yaitu
sukuk terbaru yang ditawarkan pemerintah khusus untuk perorangan), mencapai Rp
2, 2 triliun, dengan total 117 kali
transaksi dalam waktu singkat sejak tanggal setelmen 27 Februari 2013.
3 Alasan investasi sukuk ritel ini sangat diminati?
Sukuk negara Ritel seri 005
yang dikenal dengan nama SR-005 atau Sukri-005 langsung diminati karena:
1. memberikan imbal hasil 6% per
tahun, yang akan diberikan kepada investor pada tanggal 27 setiap bulan dengan
tenor 3 tahun.Kupon yang ditawarkan untuk Sukri-005 tersebut cukup kompetitif
jika dibandingkan dengan instrumen investasi lain yang bertenor sama.
2. imbalan
Sukri-005 lebih tinggi dari benchmark
obligasi bertenor 3 tahun.Imbalan sukuk tersebut juga masih lebih tinggi 55
basis poin dari rata-rata suku bunga deposito yang saat ini sebesar 5,45%.
Bagaimana kita dapat memiliki Sukuk ritel SR-005?
Syaratnya mudah, asalkan
memiliki KTP dan uang minimal Rp 5 juta atau kelipatannya, Anda bisa membelinya
di salah satu dari 25 agen penjualan, di antaranya BRI Syariah, BCA, Mandiri,
dll. Dengan uang Rp 5 juta, Anda bisa memiliki lima unit sukuk ritel dengan
imbalan 6% per tahun yang dibayarkan setiap bulan, layaknya gajian. Besar
imbalan ini cukup kompetitif dibandingkan dengan instrumen investasi sejenis.
Investasi berbasis syariah
tersebut menguntungkan dan aman dari risiko karena merupakan surat utang
negara. Itulah sebabnya, selama ini penjualan sukuk ritel selalu laris dengan
pembeli terbanyak adalah ibu rumah tangga, yang umumnya berpikiran pragmatis
terkait dengan keamanan asset dan masa
depan keluarga.


+ komentar + 1 komentar
imbalan 6% per tahun, kira2 25rb per bulan ya pak? Kl qt pengen dapet imbalan sejuta sebulan, hrs beli sukri-005 senilai 200jt dong? wahhh berat juga..200jt sekitar $20,000..hmmm mendingan trading di forex aja dg modal $20,000.. :D
Posting Komentar