3 Alasan Sukuk Ritel Investasi Very Recommended

Selasa, 09 April 20131komentar


Beberapa teman kadang meminta pendapat saya tentang jenis investasi apa yang aman dan menguntungkan? Pertanyaan ini sangat sederhana, namun tidak mudah menjawabnya karena begitu banyak  instrumen investasi yang kadang malah membuat seseorang bingung memilih yang paling cocok.

Pada dasarnya, berinvestasi diperlukan karena kebutuhan seseorang terus meningkat dari waktu ke waktu. Seseorang yang selama ini berangkat ke kantor cukup mengendarai sepeda motor, ketika meningkat pendapatannya mungkin dia membutuhkan mobil agar lebih nyaman. Keinginan untuk lebih nyaman, lebih sejahtera itu sih wajar saja. Itulah hidup manusia tidak pernah puas, dia ingin meraih hidup yang lebih baik ketika dia mendapatkan pendapatan yang lebih baik. Seperti halnya naik tangga, hidup itu harus lebih baik dari hari ke hari.



Dengan harga-harga yang terus meningkat, tentu pengeluaran di masa mendatang untuk jenis kebutuhan yang sama pasti akan lebih mahal sebagai akibat dari inflasi. Misalnya biaya sekolah anak kita untuk 5 tahun mendatang tentu lebih mahal ketimbang sekarang. Beli rumah, sekarang pasti lebih murah dibandingkan 5 tahun mendatang. Itulah sebabnya kita harus mulai berpikir untuk berinvestasi, jika kita ingin memiliki hidup yang berkecukupan di kemudian hari atau di hari tua kita.

Prinsip dasar dari sukses berinvestasi adalah menetapkan terlebih dahulu tujuan dan jangka waktu investasi, tentu setiap orang memiliki preferensi sendiri yang spesifik.  Secara garis besar, investasi terbagi dalam jangka waktu pendek (1-3 tahun) misalnya menyiapkan dana liburan keluar negeri, jangka menengah (3-5 tahun) misalnya beli rumah dan jangka panjang (di atas 5 tahun) misalnya menyiapkan dana pendidikan anak sampai perguruan tinggi.

Kemudian kita juga perlu mengetahui kondisi keuangan kita, apakah kita mempunyai dana yang cukup untuk berinvestasi? Karena kita tidak mungkin menggunakan dana kebutuhan sehari-hari kita untuk berinvestasi.

Belum lagi kita perlu menyediakan dana darurat yaitu dana yang telah dialokasikan secara terpisah, untuk memenuhi kebutuhan yang sifatnya sangat darurat ataupun mendadak. Seringkali dalam hidup terjadi suatu hal yang bersifat mendadak dan penting, situasi darurat (emergency) dan membutuhkan dana segera. Misalnya orangtua anda sakit keras dan masuk RS, padahal tidak ditanggung oleh asuransi, seseorang diPHK oleh perusahaan tempatnya bekerja, sehingga harus mengambil sebagian dana tabungan untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari sebelum mendapatkan pekerjaan kembali.

Keadaan darurat bisa terjadi kapan saja dan kepada siapa saja, termasuk juga saya dan Anda. Contoh keadaan darurat lainnya, ada anggota keluarga yang mengalami kecelakaan sehingga membutuhkan perawatan kesehatan yang tidak sedikit, atau ada anggota keluarga yang meninggal yang harus ditanggung biaya kematian dan biaya hidup orang yang ditinggalkan, dan lain-lain.

Untuk mengetahui lebih lanjut akan hal ini kita perlu mempelajari Smart Financial Management suatu training tentang bagaimana kita mengelola keuangan kita sehingga kita dapat mencapai tujuan masa depan kita. Melalui Smart Financial Management kita juga dapat menentukan investasi apa yang cocok dengan  profil risiko kita. Melalui Smart Financial Management kita dapat meningkatkan efektivitas dalam mencari, menggunakan dan memproteksi sumber daya keuangan

Pertimbangan lain dalam melakukan investasi adalah soal keamanan, besarnya investasi dan likuiditas.

Saat ini instrumen investasi yang aman dan cukup likuid untuk  jangka menengah adalah investasi obligasi atau sukuk ritel.  Berdasarkan data Indonesia Bond Pricing Agency per tanggal 4 Maret 2013, transaksi Sukuk negara ritel SR-005 (yaitu sukuk terbaru yang ditawarkan pemerintah khusus untuk perorangan), mencapai Rp 2, 2 triliun, dengan total  117 kali transaksi dalam waktu singkat sejak tanggal setelmen 27 Februari 2013.

3 Alasan investasi sukuk ritel ini sangat diminati?

Sukuk negara Ritel seri 005 yang dikenal dengan nama SR-005 atau Sukri-005  langsung diminati karena:
1.  memberikan imbal hasil 6% per tahun, yang akan diberikan kepada investor pada tanggal 27 setiap bulan dengan tenor 3 tahun.Kupon yang ditawarkan untuk Sukri-005 tersebut cukup kompetitif jika dibandingkan dengan instrumen investasi lain yang bertenor sama. 
2.  imbalan Sukri-005 lebih tinggi dari benchmark obligasi bertenor 3 tahun.Imbalan sukuk tersebut juga masih lebih tinggi 55 basis poin dari rata-rata suku bunga deposito yang saat ini sebesar 5,45%.
3.  dijamin pembayaran Imbalan dan Nilai Nominalnya oleh Pemerintah  dan sangat cocok dengan prinsip-prinsip syariah.

Bagaimana kita dapat memiliki Sukuk ritel SR-005?

Syaratnya mudah, asalkan memiliki KTP dan uang minimal Rp 5 juta atau kelipatannya, Anda bisa membelinya di salah satu dari 25 agen penjualan, di antaranya BRI Syariah, BCA, Mandiri, dll. Dengan uang Rp 5 juta, Anda bisa memiliki lima unit sukuk ritel dengan imbalan 6% per tahun yang dibayarkan setiap bulan, layaknya gajian. Besar imbalan ini cukup kompetitif dibandingkan dengan instrumen investasi sejenis.

Investasi berbasis syariah tersebut menguntungkan dan aman dari risiko karena merupakan surat utang negara. Itulah sebabnya, selama ini penjualan sukuk ritel selalu laris dengan pembeli terbanyak adalah ibu rumah tangga, yang umumnya berpikiran pragmatis terkait dengan keamanan asset  dan masa depan keluarga.

Happy Investing!

by Belinda K.



Share this article :

+ komentar + 1 komentar

12 April 2013 pukul 21.13

imbalan 6% per tahun, kira2 25rb per bulan ya pak? Kl qt pengen dapet imbalan sejuta sebulan, hrs beli sukri-005 senilai 200jt dong? wahhh berat juga..200jt sekitar $20,000..hmmm mendingan trading di forex aja dg modal $20,000.. :D

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Info financial - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger