Saat ini kita mengenal begitu banyak jenis kartu kredit bahkan setiap hari saya dapat menerima 3-4 telepon masuk dari Tele marketing berbagai kartu kredit. Setiap jenis kartu kredit seakan-akan berlomba memberikan berbagai promo kartu kredit menarik untuk memikat calon nasabahnya. Ditambah cara membuatan kartu kredit saat ini mudah sekali, hanya dengan menyodorkan kartu identitas dan slip gaji Anda maka kartu sudah dapat dikirimkan 7 hari kerja.
Namun karena kebutuhan dan gaya hidup yang
berbeda-beda, maka tidak semua jenis
kartu kredit cocok dan perlu Anda
miliki. Berbagai jenis kartu kredit yang ditawarkan saat ini, selalu disertai
dengan berbagai keuntungan menarik mulai
dari potongan harga, reward point bahkan cicilan dengan bunga 0%. Sayangnya,
hanya sedikit pemegang kartu yang memahami fungsi kartu plastik ini dengan
baik. Sehingga tidak heran banyak nasabah yang terlilit masalah keuangan dengan
kartu kredit yang mereka miliki.
Pemanfaatan kartu kredit
merupakan salah satu trend dari gaya hidup yang berkembang pesat di
kota-kota besar. Tak heran, banyak konsumen saat ini yang lebih menyukai
bertransaksi lewat kartu kredit daripada tunai. Tahukah Anda, suatu studi
menyatakan bahwa kartu kredit merupakan bentuk kredit yang paling diminati dan
dimanfaatkan. Namun sayangnya jenis ini juga yang paling sulit mengontrol
penggunaannya.
Kartu kredit sendiri merupakan jenis fasilitas kredit
perorangan tanpa agunan yang paling umum
yang dikeluarkan oleh lembaga perbankan.
“Menggunakan kartu kredit artinya
Anda mendapat pinjaman yang tentu saja HARUS Anda bayar kembali saat jatuh
tempo.”
Lalu, apa Keuntungan kartu kredit yang perlu
Anda ketahui?
1. sebagai
alat pembayaran yang aman pengganti pembayaran tunai.
2. sebagai
alat bantu bagi konsumen mengatur keuangan supaya lebih bijak
3. sebagai
sarana untuk memperoleh promosi menarik dan berbagai kemudahan yang
menguntungkan konsumen jika bijak menyikapinya
Sayangnya fungsi kegunaan tersebut tidak sepenuhnya
dipahami publik. Banyak masalah terjadi karena masyarakat masih ada yang mempercayai mitos tentang kartu kredit,
seperti :
a. kartu
kredit merupakan penghasilan tambahan yang memungkinkan Anda untuk menggunakannya
sesuka hati, termasuk menggunakan fasilitas tarik tunai.
b. kartu
kredit merupakan kartu hutang yang paling mudah hanya tinggal gesek kapan saja
dan dimana saja.
c. memiliki
banyak kartu kredit dianggap dapat meningkatkan status sosial Anda, di
masyarakat dan bisa menggunakannya sesuka hati.
Akibatnya, banyak pemegang kartu kredit yang
memanfaatkan kartu kredit secara tidak terkendali, layaknya mendapatkan tambahan
pendapatan. Akibatnya, terbelit utang.
Beberapa
Faktor Yang Perlu Dipertimbangkan Dalam Memiliki Kartu Kredit
Untuk menghindari masalah diatas maka perlu beberapa
pertimbangan, antara lain :
Pertama, pastikan kebutuhan anda. Apakah anda sering
bepergian atau belanja di pasar swalayan atau sering makan di restoran atau
sering membeli alat-alat elektronik
secara mencicil dan sebagainya
Kedua, pahami gaya hidup anda, carilah informasi yang
cukup mengenai kartu kredit yang sesuai dengan gaya hidup anda, seperti :
· Apakah kartu kredit itu juga memberikan fasilitas untuk
kebutuhan pokok anda, seperti pembayaran
tagihan bulanan (listrik, air, telepon),
mengisi pulsa atau memberikan cash back ?
· Atau apakah kartu kredit tersebut menawarkan privilege
atau hak istimewa di sejumlah hotel, spa, tempat belanja, dan tempat makan ?
· Atau kartu kredit itu memberikan point reward yang dapat
ditukarkan dengan berbagai hadiah ?
· Mungkin juga kartu kredit itu menawarkan fasilitas
airport lounge, merchant promo atau diskon belanja, asuransi, dan pelayanan
international 24 jam, seperti kemudahan penggantian kartu yang hilang saat di
luar negeri.
Last but not least, Gunakanlah kartu kredit dengan bijak
dimana kartu kredit adalah sarana mempermudah kita bertransaksi bukan sarana
kita untuk bergaya hidup mewah-mewahan.

Posting Komentar