Mengapa Perencanaan Keuangan Diperlukan? (Part 1)

Jumat, 14 Juni 20130 komentar


Pernahkah Anda merenungkan apa yang akan anda lakukan di saat anda pensiun? Apakah anda dapat menikmati hidup di hari tua anda seperti anda hidup sekarang? Atau anda harus bekerja dua kali lipat dari apa yang anda lakukan sekarang? Semua itu tergantung apakah Anda pernah merencanakan keuangan untuk masa depan anda. Anda dapat hidup sama sejahtera dengan saat anda bekerja sekarang jika anda sudah melakukan perencanaan keuangan untuk masa depan anda.
Kapan memulai merencanakan keuangan?
Perencanaan keuangan tidak sulit, perencanaan keuangan itu mudah, sepanjang Anda mau meluangkan waktu untuk mempelajari dan melakukannya. Bermula dari kesadaran akan pentingnya perencanaan keuangan, manfaat yang akan Anda dapatkan, juga akan dijabarkan lebih jauh langkah-langkah dalam melakukan perencanaan keuangan, pelajari satu per satu sampai Anda cukup mengerti dan tidak perlu terburu-buru. Untuk menjadi Cerdas dalam Keuangan harus dimulai dari diri ANDA terlebih dahulu, bukan orang lain, bukan keluarga Anda. Mengapa demikian? Karena Anda yang bertanggung jawab atas diri Anda dan keluarga Anda. Hargailah diri Anda.
Peduli masa depan Anda, Keluarga Anda dan orang yang Anda cintai.
Sadari bahwa waktu terbaik untuk memulai adalah Sekarang, Hari Ini juga. Masa depan keuangan Anda ditentukan hari ini!
1.       Menerapkan Perencanaan Keuangan Sedini Mungkin - Siklus Kehidupan Manusia
Perencanaan keuangan pribadi dan keluarga berbeda dengan perencanaan keuangan perusahaan. Walaupun sama-sama ingin mencapai tujuannya, namun perencanaan keuangan pribadi perbedaannya terutama karena pendekatan yang dipakai adalah siklus kehidupan manusia Siklus kehidupan setiap manusia untuk tiap-tiap pribadi berbeda walaupun kelihatannya hampir sama. Terdapat unsur kepastian dan ketidakpastian yang sama:
       Yang pasti adalah semua makhluk hidup akan meninggal
       Yang tidak pasti adalah kapan meninggalnya dan bagaimana caranya

Berikut disampaikan siklus kehidupan finansial manusia:
 



       Masa Anak-anak.
Siklus kehidupan dimulai dengan kelahiran. Dimana sebelum seorang ank lahir, orang tua telah merencanakan banyak hal untuk ”sang bayi”. Biaya kelahiran, biaya sandang, pangan, biaya pendidikan beberapa tahun ke depan, biaya rekreasi dan sebagainya. Pada masa ini, anak-anak masih bergantung kepada orang tuanya. Dapat dibayangkan apa yang terjadi jika orang tua tidak mencukupi kebutuhan selama masa anak-anak ini, tentu akan membuat anak tersebut menderita. Periode ini periode yang penting diperhatikan khususnya untuk pasangan yang baru menikah ataupun yang telah memiliki anak, untuk mempersiapkan kebutuhan keuangan yang diperlukan bagi anak tercinta. Masa ini orang tua juga sudah dapat mengajarkan hal-hal keuangan kepada anak-anaknya secara sederhana, sehingga anak-anak menyadari pentingnya mengelola keuangan sejak dini.
       Masa Lajang.
Masa lajang merupakan masa, dimana seseorang sudah lebih dewasa dan mulai melepas ketergantungan kepada orang tua dalam bidang keuangan. Pada masa ini seseorang mulai perlu belajar mengenai perencanaan keuangan. (Masa ini penting dilakukan sosialisasi perencanaan keuangan). Kebutuhan pada masa ini seperti kebutuhan pendidikan, persiapan pernikahan dan membeli rumah. Selain tanggung jawab atas diri sendiri, pada masa ini juga tanggung jawab terhadap orang tua dimulai seperti memberikan sebagian penghasilan untuk menanggung orang tua, membantu menanggung anggota keluarga lain, misalnya adik Anda.
       Masa Awal Pernikahan
Pada masa ini, suatu kehidupan baru dimulai dan biasanya pendapatan masih kecil, namun pengeluaran untuk biaya rumah tangga mulai banyak terjadi. Biaya cicilan rumah atau kendaraan cukup besar, sehingga pengeluaran harus diatur dengan baik sehari-harinya. Kebutuhan untuk mempersiapkan kelahiran anak juga perlu mendapat perhatian pada masa ini. Sejak awal pernikahan perlu disepakati apakah pencari nafkah berdua atau hanya satu saja. Bagi keluarga yang pencari nafkah satu sudah perlu menyiapkan diri proteksi jika terjadi kehilangan pendapatan dari pencari nafkah.
Pada masa ini juga perlu dipikirkan menyisihkan pendapatan untuk masa tua (pensiun). Sebab apabila persiapan dilakukan sejak dini, maka bebannya akan terasa ringan dibandingkan apabila persiapan dilakukan mendekati masa pensiun. 
       Masa Orang Tua dengan Anak
Pada tahap ini, perlu disiapkan biaya terhadap kebutuhan anak, dari biaya persalinan, sandang, pangan sampai biaya rekreasi dan pendidikan anak. Pada masa ini juga perlu dibuat keputusan apakah sang Ibu perlu berhenti bekerja mengasuh anak, atau tetap bekerja dan mencari pengasuh untuk menjaga anak. Apabila sang Ibu berhenti bekerja, ketergantungan kepada suami meningkat sehingga perlindungan penggantian pendapatan semakin diperlukan. 
Kebutuhan utama pada masa ini adalah persiapan pendidikan anak. Oarng tua akan dihadapkan dengan tantangan untuk menabung untuk keperluan pendidikan tersebut sambil dapat memepertahankan gaya hidup untuk pengeluaran sehari-hari yang pasti dalam keadaan tinggi.

       Masa Tua Awal
Pada masa ini perekonomiam keluarga diharapkan telah mencapai titik kemapanan. Dimana sebagian anak-anak telah menyelesaikan pendidikannya, cicilan rumah telah lunas atau hampir selesai dan sebagainya.
Kebutuhan keuangan tidak terhenti pada tahap ini, karena kebutuhan dana untuk kesehatan dan pensiun masih tinggi. Selain itu, dalam tahap ini kebutuhan dan keinginan investasi juga masih tinggi. Hal ini disebabkan telah tersedianya sejumlah tabungan yang dapat diinvestasikan untuk memberikan hasil yang lebih baik untuk keperluan pensiun, untuk menambah dana pendidikan anak, atau mungkin untuk kebutuhan persiapan warisan bagi anak. 
       Masa Awal Pensiun
Pada awal masa pensiun, biasanya anak-anak telah menyelesaikan studinya dan telah bekerja, sehingga mereka dapat dikatakan telah mandiri secara finansial. Hal yang perlu dipersiapkan adalah memaksimalkan investasi yang ada pada saat tersebut, sehingga untuk keperluan sehari-hari tersedia pada saat kita kurang/tidak produktif. Proteksi terhadap penyakit kritis maupun kematian juga merupakan hal yang sangat penting untuk dipersiapkan, sehingga pada masa ini, kita tidak perlu membebani anak-anak atau keluarga lainnya. 
       Masa Pensiun
Pentingnya perencanaan pensiun secara dini sangat penting, sehingga diharapkan pada saat memasuki masa ini telah tersedia pendapatan maupun modal yang memadai untuk memenuhi kebutuhan hidup di hari tua. Apabila dipersiapkan dengan baik, diharapkan seseorang sudah mempunyai pendapatan dan aset yang mencukupi, serta pertumbuhannya dapat melampaui besarnya inflasi.
Jika hendak dipersingkat maka hasilnya adalah sebagai berikut:
       Early years – Akumulasi Kekayaan
      Hingga usia 45
      Membentuk keluarga
      Menabung untuk mencapai tujuan
      Perencanaan asuransi
      Pembelian rumah
      Melakukan level awal penetapan tujuan
      Perencanaan pajak dan warisan

       The Golden Years – Mendekati pensiun
      Ages 45 – 55
      Meningkatnya level pendapatan yang seringkali disertai dengan meningkatnya gaya hidup
      Memonitor tingkat tabungan pensiun
      Puncak karir

       Retirement Years
      Ages 55 and over
      Seharusnya menikmati hasil akumulasi dan perencanaan warisan


Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Info financial - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger