2.
Grafik Pendapatan dan Pengeluaran.
Berdasarkan siklus hidup manusia yang telah kita pelajari maka dapat
ditarik kesimpulan mengenai usia manusia dalam kaitannya dengan pendapatan dan
pengeluaran.
•
Dalam
hal pendapatan, seseorang mulai mendapatkan penghasilan sekitar umur 20 tahun
an. Saat usia meningkat menjadi 30 tahun, tingkat pendapatanpun meningkat dan
diperkirakan terus meningkat mencapai klimaksnya dengan usia 55 tahun (usia
pensiun)\
• Dalam
hal pengeluaran, seseorang telah melakukan pengeluaran sejak kecil dan mulai
bertanggung jawab atas pengeluarannya saat lajang. Ciri yang menonjol dari
pengeluaran ini adalah tida k ada
”masa pensiun” untuk pengeluaran. Pengeluaran akan terus meningkat sepanjang
usia Anda, bahkan setelah memasuki usia pensiun, pengeluaran kesehatan dan
obat-obatanpun meningkat cukup tajam.
•
Apa
yang disimpulkan dari grafik ini: masa produktif pendapatan ada batasnya,
sedangkan masa pengeluaran terus menerus terjadi sampai dengan seseorang
meninggal dunia. Bagaimana akan membiayai kebutuhan masa tua, jika pendapatan
sudah berkurang atau tida k ada lagi,
sedangkan kebutuhan hidup meningkat? Oleh sebab itu sangat penting untuk
mempersiapkan kebutuhan akan masa tua (dana pensiun), sejak dini saat usia
masih produktif. Dalam hal ini berlaku pepatah, lebih cepat lebih baik.
3. Jangan Tunda! – Cost of Delay (harga yang harus dibayar karena
terlambat menabung)
Untuk semakin memahami pentingnya perencanaan
sejak dini, saya jabarkan contoh perhitungan sebagai berikut:
Bu Cerdas dan Bu Telat
Bu Cerdas dan Bu Telat adalah dua orang sahabat
baik, mereka waktu kuliah satu angkatan dan satu umur. Namun dalam hal keuangan Bu Cerdas lebih bijaksana
dari Bu Telat. Sudah 10 tahun berturut-turut sejak ia berusia 25 tahun, Bu
Cerdas menabung secara rutin di Bank sebesar Rp 5 juta per tahun, sedangkan bu
Telat, setelah terlambat 10 tahun, baru menyadari pentingnya menabung di usia
35 tahun. Agar mendapat lebih banyak, ia menabung dua kali besarnya jumlah uang
yang disisihkan per tahunnya, yaitu sebesar Rp. 10 juta per tahun.
Asumsi bunga per tahun adalah 11%.
Jika Bu Cerdas dalam perhitungan ini menghentikan
tabungannya saat ia berusia 36 tahun dan mengalihkan tabungannya ke investasi
lain.
Berapakah nilai uang mereka berdua pada saat mereka berusia 55 tahun?
|
Hasil
Tabungan
|
11%
|
|
|
|
|
Usia
|
Bu
Cerdas mulai 25 th
|
Bu
Telat mulai 35 tahun
|
||
|
26
|
5,000,000
|
5,550,000
|
|
|
|
27
|
5,000,000
|
11,710,500
|
|
|
|
28
|
5,000,000
|
18,548,655
|
|
|
|
29
|
5,000,000
|
26,139,007
|
|
|
|
30
|
5,000,000
|
34,564,298
|
|
|
|
31
|
5,000,000
|
43,916,371
|
|
|
|
32
|
5,000,000
|
54,297,171
|
|
|
|
33
|
5,000,000
|
65,819,860
|
|
|
|
34
|
5,000,000
|
78,610,045
|
|
|
|
35
|
5,000,000
|
92,807,150
|
|
|
|
36
|
|
103,015,936
|
10,000,000
|
11,100,000
|
|
37
|
|
114,347,689
|
10,000,000
|
23,421,000
|
|
38
|
|
126,925,935
|
10,000,000
|
37,097,310
|
|
39
|
|
140,887,788
|
10,000,000
|
52,278,014
|
|
40
|
|
156,385,445
|
10,000,000
|
69,128,596
|
|
41
|
|
173,587,843
|
10,000,000
|
87,832,741
|
|
42
|
|
192,682,506
|
10,000,000
|
108,594,343
|
|
43
|
|
213,877,582
|
10,000,000
|
131,639,720
|
|
44
|
|
237,404,116
|
10,000,000
|
157,220,090
|
|
45
|
|
263,518,569
|
10,000,000
|
185,614,300
|
|
46
|
|
292,505,611
|
10,000,000
|
217,131,872
|
|
47
|
|
324,681,228
|
10,000,000
|
252,116,378
|
|
48
|
|
360,396,164
|
10,000,000
|
290,949,180
|
|
49
|
|
400,039,742
|
10,000,000
|
334,053,590
|
|
50
|
|
|
10,000,000
|
381,899,485
|
|
51
|
|
|
10,000,000
|
435,008,428
|
|
52
|
|
444,044,113
|
10,000,000
|
493,959,355
|
|
53
|
|
492,888,966
|
10,000,000
|
559,394,884
|
|
54
|
|
674,090,229
|
10,000,000
|
632,028,321
|
|
55
|
|
748,240,154
|
10,000,000
|
712,651,437
|
|
TOTAL
|
50,000,000
|
748,240,154
|
200,000,000
|
712,651,437
|
Berapakah nilai uang mereka berdua pada saat mereka berusia 55 tahun?
Apakah Bu Telat akan memiliki uang yang lebih
banyak walaupun Bu Cerdas tida k lagi
menambah tabungannya setelah berusia 36 tahun?
Berapa jumlah yang dikumpulkan secara nominal dan
berapa hasilnya setelah diperhitungkan hasil bunga berbunga?
Bu Cerdas, secara nominal hanya mengumpulkan Rp. 50 juta, namun pada usia
55 tahun telah menjadi hampir Rp 750 juta!
Sedangkan Bu Telat, secara nominal mengumpulkan Rp 200 juta, yang pada usia
55 tahun menjadi Rp. 712 juta, dimana hasilnya lebih rendah dari Bu Cerdas.
Betapa mahalnya harga biaya penundaan!
Berikut disampaikan gambaran perbandingan biaya
penundaan (cost of delay):
–
Penundaan
5 tahun: kehilangan hasil 2x lipat
–
Penundaan
10 tahun: kehilangan hasil 3x lipat
–
Penundaan
20 tahun: kehilangan hasil 10x lipat
4.
Dimana Anda akan Berada?
Berdasarkan siklus kehidupan manusia yang disampaikan diatas, berikut
disajikan piramida yang
menggambarkan kondisi seseorang pada masa tuanya.
Pertanyaan sederhana yang diajukan adalah, dimana seseorang berada nantinya
pada masa tuanya?
Jika pertanyaan ini diajukan kepada Anda, tentu Anda ingin berada di puncak
pimamida , bukan? Yakni menjadi mandiri atau sejahtera di
masa tua. Hal tersebut bukan tida k
mungkin tercapai, jika sejak saat ini, Anda telah mempersiapkan diri sebaik-baiknya,
Anda dapat mencapainya.
5.
Buang Pikiran Negatif, Segera Bertindak! Ambil Tanggung Jawab!
Setelah mengetahui
hal-hal diatas, maka bagian kita untuk membuang hal-hal negative, seperti:
•
“Gaji saya terlalu kecil untuk
ditabung…..”
•
“Nantilah kalau sudah agak lumayan
untuk ditabung, saya pasti akan menabung”
•
“Mana bisa nabung, saat ini saja
sudah kurang ….??”
•
“Mana bisa saya punya uang
memadai, itu khan hanya untuk keluarga
orang sukses dan kaya”.
•
Saya punya hutang cukup banyak,
bagaimana mungkin bisa berhasil?
•
Buat
apa memikirkan masa tua?
Segera ambil
tindakan untuk memulai perencanaan keuangan, memulai menabung dan mengambil
langkah-langkah menuju masa depan yang lebih baik. Tanggung jawab itu ada pada
diri kita sendiri, tanggung jawab itu ada pada Anda.
6.
Manfaat Perencanaan Keuangan Lebih Luas
Saya mendapati bahwa dengan mempelajari dan mempraktekkan perencanaan
keuangan – kita akan semakin Cerdas Keuangan.
Manfaat tersebut tida k berhenti sampai disana, namun lebih jauh lagi
akan membuat Anda:
7. Buang Pikiran Negatif, Segera Bertindak! Ambil Tanggung Jawab!
Setelah mengetahui
hal-hal diatas, maka bagian kita untuk membuang hal-hal negative, seperti:
•
“Gaji saya terlalu kecil untuk
ditabung…..”
•
“Nantilah kalau sudah agak lumayan
untuk ditabung, saya pasti akan menabung”
•
“Mana bisa nabung, saat ini saja
sudah kurang ….??”
•
“Mana bisa saya punya uang
memadai, itu khan hanya untuk keluarga
orang sukses dan kaya”.
•
Saya punya hutang cukup banyak,
bagaimana mungkin bisa berhasil?
•
Buat
apa memikirkan masa tua?
Segera ambil
tindakan untuk memulai perencanaan keuangan, memulai menabung dan mengambil
langkah-langkah menuju masa depan yang lebih baik. Tanggung jawab itu ada pada
diri kita sendiri, tanggung jawab itu ada pada Anda.
8.
Manfaat Perencanaan Keuangan Lebih Luas
Saya mendapati bahwa dengan mempelajari dan mempraktekkan perencanaan
keuangan – kita akan semakin Cerdas Keuangan.
Manfaat tersebut tida k berhenti sampai disana, namun lebih jauh lagi
akan membuat Anda:
•
Mencapai
tujuan keuangan.
•
Membuat
lebih mawas diri, pentingnya persiapan masa depan
•
Membuat
lebih disiplin
•
Membuat
lebih bijak dan cerdas
•
Memiliki
wawasan yang lebih luas
•
Pengembangan
diri
•
Menjadi
lebih sehat
•
Membuat
hidup lebih bahagia


Posting Komentar